Museum Negeri se-Sumatera bekerja sama menyelenggarakan Pameran Islam Dalam Keragaman Sejarah dan Budaya Sumatera tanggal 28 September 2011 s.d 28 Oktober 2011. Pameran kali ini bertemakan “Membangun Karakter Bangsa Melalui Khazanah Warisan Budaya Leluhur”. Bertindak selaku Tuan Rumah adalah Museum Nagari Adityawarman Provinsi Sumatera Barat.
Pameran yang diikuti oleh Museum Negeri Provinsi se-Sumatera ini menampilkan beragam koleksi peninggalan sejarah dan budaya bernuansa Islam di Sumatera. Menurut Drs. Muasri (Kepala UPTD Museum Nagari Prov. Sumbar), event ini diharapkan bermanfaat dalam menambah wawasan/pengetahuan masyarakat terutama generasi muda tentang sejarah dan budaya Islam di Sumatera. Kekayaan budaya yang beraneka ragam, menjadi modal bagi masyarakat Indonesia untuk merasa bangga dan memiliki jati diri.
Materi yang dipamerkan adalah berupa benda dan foto yang dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan tema-tema tertentu yaitu koleksi yang berkaitan dengan:
(1). Religi dan Upacara ; berupa koleksi peninggalan masyarakat di masa lalu dalam melakukan prosesi atau upacara tertentu, diantaranya seperti perlengkapan upacara “Basunaik Rasul / Khitanan”,
(2). Keperluan sehari-hari; menampilkan koleksi keperluan sehari-hari yang biasa digunakan oleh masyarakat pada masa lalu seperti pakaian sehari-hari dan perlengkapan lainnya,
(3). Arsitektur; berupa foto-foto atau gambar bangunan Masjid Tua bersejarah yang ada di Sumatera,
(4). Karya Seni ; menampilkam ragam karya seni rupa peninggalan sejarah,
(5). Naskah-naskah Islam ; koleksi aksara dan sastra yang menampilkan penerapan aksara Arab untuk penulisan bahasa Arab itu sendiri maupun beragam modifikasi untuk mengungkap ide dalam bahasa setempat maupun ekspresi keindahan.
(6). Numismatika ; telaah pengumpulan mata uang atau tanda jasa, medali, dan sebagainya. Koleksi numismatika ini menampilkan beragam warisan mata uang ketika kebudayaan Islam mendominasi sebagian kepulauan nusantara.
(7). Sigillografi ; adalah bidang kajian yang membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan segel atau cap yang berfungsi sebagai penentu validitas yang dikeluarkan oleh kerajaan, lembaga, kongsi dagang, maupun perorangan.






